Skip to content
Plaza Informasi

Motto

"Kepuasan Pengunjung adalah Kepuasan Kami"

Maklumat

"Kami akan melayani pengunjung dengan ramah, sopan, sabar dan cepat"

Home
Selamat Datang di Plaza Informasi
10 INDIKATOR PHBS DALAM TATANAN RUMAH TANGGA Cetak E-mail
Senin, 21 April 2014 10:01

No Images

Mengapa  PHBS masih diperlukan dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari? Karena faktor perilaku memiliki andil 30 – 35 % terhadap derajat kesehatan, sedangkan dampak dari perilaku terhadap derajat kesehatan cukup besar, maka diperlukan berbagai upaya untuk mengubah perilaku yang tidak sehat menjadi sehat, salah satunya melalui program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah wujud keberdayaan masyarakat yang sadar, mau dan mampu mempraktekkan PHBS. Dalam hal ini ada 5 program priontas yaitu KIA, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Gaya Hidup, Dana Sehat / Asuransi Kesehatan / JPKM.
Sedangkan penyuluhan PHBS itu adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat, dengan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi, untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku, melalui pendekatan pimpinan (Advokasi), bina suasana (Social Support) dan pemberdayaan masyarakat (Empowerment).

Dengan demikian masyarakat dapat mengenali dan mengatasi masalahnya sendiri, terutama dalam tatanan masing-masing, dan masyarakat dapat menerapkan cara-cara hidup sehat dengan menjaga, memelihara dan meningkatkan kesehatannya.

Selanjutnya...
 
Tak Perlu Berputar-putar, Satu Jalur Cukup Tujuh Kilometer Cetak E-mail
Senin, 21 April 2014 09:49

 

halte-Trans-Jogja-1YOGYA - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) DIY melontarkan wacana 17 jalur baru Trans Jogja. Namun, wacana jalur baru itu dikritisi anggota DPRD DIY dalam dalam rapat Komisi C.

"Banyak jalur yang overlap. Satu jalan bisa dilalui beberapa jalur Trans Jogja. Tidak efisien," ucap Wakil Ketua Komisi C DPRD DIY Arief Nur Hartanto dalam rapat paparan perencanaan transportasi perkotaan DIY,

Selanjutnya...
 
Abu Merapi Tak Sedahsyat Kelud Cetak E-mail
Senin, 21 April 2014 09:42

 

jQLz5Y3i48YOGYAKARTA - Abu vulkanik dari Gunung Merapi masih bertebaran di beberapa wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Bahkan, abu vulkanik yang dihembus angin terbang hingga Kebumen, Jawa Tengah.

"Hujan abu lagi, Gunung Merapi meletus," kata seorang warga Kebumen, Bambang Supriyadi, kepada Okezone, Minggu (20/4/2014).

Selanjutnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 872

Radio Non Streaming

Radio non streaming

Banyaknya radio di Yogyakarta yang belum mempunyai streaming ...

More:

TVRI Jogja

TVRI JOGJA

TVRI Stasiun D.I Yogyakarta merupakan TVRI stasiun daerah pertama kali...

More:

Radar Jogja

Radar Jogja adalah sebuah surat kabar harian yang terbit di DI Yogyakarta , Indonesi...

More:

Jogja Info

Jogja Info menyediakan informasi-informasi yang ada di Jogja.

Info selengkapanya ...

More:

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini531
mod_vvisit_counterKemarin937
mod_vvisit_counterMinggu ini531
mod_vvisit_counterMinggu kemarin6586
mod_vvisit_counterBulan ini19181
mod_vvisit_counterBulan kemarin0
mod_vvisit_counterSemua369492

Login Petugas

Login Petugas



Link Pemda




[+]
narrow screen wide screen Increase font size Decrease font size Default font size fresh color hot color natural color dark color